Apa Saja Kebutuhan Tersier? Ini Contoh dan Perbedaannya dengan Kebutuhan Primer & Sekunder
Dalam kehidupan sehari-hari, manusia memiliki berbagai macam kebutuhan yang dibagi menjadi tiga kategori utama, yaitu kebutuhan primer, kebutuhan sekunder, dan kebutuhan tersier.
Meskipun kebutuhan primer dan sekunder lebih sering dibahas, kebutuhan tersier juga memiliki peran penting dalam menggambarkan taraf hidup seseorang.
Lalu, pengertian kebutuhan tersier adalah apa sebenarnya? Bagaimana contohnya, dan apa bedanya dengan kebutuhan primer dan sekunder? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!
Apa itu Kebutuhan Tersier?
Kebutuhan tersier adalah jenis kebutuhan yang muncul setelah kebutuhan primer dan sekunder telah terpenuhi.
Sifatnya tidak mendesak dan lebih mengarah pada pemenuhan gaya hidup, prestise, atau peningkatan status sosial.
Dengan kata lain, kebutuhan tersier lebih bersifat keinginan (wants) daripada kebutuhan (needs) yang esensial.
Meski kebutuhan tersier tidak wajib dipenuhi, kehadirannya bisa mempengaruhi kepuasan emosional dan gaya hidup seseorang, terutama di kalangan menengah ke atas.
Contoh Kebutuhan Tersier
Untuk memahami lebih dalam, berikut beberapa contoh kebutuhan tersier dalam kehidupan sehari-hari:
1. Mobil Mewah
Memiliki kendaraan memang bisa masuk ke dalam kebutuhan sekunder. Namun, jika yang dimiliki adalah mobil mewah seperti SUV premium atau mobil sport, maka hal itu masuk ke dalam kebutuhan tersier karena nilainya tinggi dan bersifat simbolis.
2. Perhiasan dan Barang Branded
Jam tangan mahal, tas branded, sepatu limited edition, atau perhiasan emas dan berlian merupakan kebutuhan tersier.
Barang-barang ini biasanya dibeli untuk menunjang penampilan atau sebagai simbol status sosial.
3. Liburan ke Luar Negeri
Berlibur memang bisa menjadi kebutuhan sekunder sebagai hiburan. Namun, destinasi liburan eksklusif seperti Eropa, Maldives, atau Jepang yang membutuhkan biaya tinggi tergolong kebutuhan tersier.
4. Hunian Mewah atau Properti Prestise
Memiliki tempat tinggal adalah kebutuhan primer. Namun, hunian seperti villa pribadi, apartemen premium, atau rumah mewah di lokasi strategis masuk ke dalam kategori kebutuhan tersier.
5. Gadget Keluaran Terbaru
Menggunakan smartphone adalah hal umum saat ini, tetapi membeli gadget terbaru dengan spesifikasi tinggi dan harga mahal tanpa alasan fungsional juga termasuk kebutuhan tersier.
Perbedaan Kebutuhan Tersier dengan Kebutuhan Primer & Sekunder
Untuk memahami lebih dalam, berikut penjabaran perbedaan antara kebutuhan tersier, primer, dan sekunder.
1. Kebutuhan Tersier
Kebutuhan tersier adalah kebutuhan pelengkap yang dipenuhi setelah kebutuhan primer dan sekunder. Ciri khas dari kebutuhan tersier adalah:
Tidak bersifat mendesak atau wajib
Berorientasi pada gengsi atau status sosial
Biasanya mahal dan berkelasUmumnya dinikmati oleh kalangan menengah ke atas
Contohnya rumah mewah, mobil sport, jam tangan mewah, liburan ke Eropa, atau barang-barang bermerek.
2. Kebutuhan Primer
Kebutuhan primer adalah kebutuhan dasar yang wajib dipenuhi agar manusia dapat bertahan hidup secara fisik.
Tanpa terpenuhinya kebutuhan primer, manusia akan mengalami kesulitan hidup atau bahkan tidak bisa bertahan hidup. Ciri-ciri kebutuhan primer, yaitu:
Bersifat wajib dan mendesak
Tidak bisa ditunda pemenuhannya
Diperlukan oleh semua orang tanpa memandang status ekonomi
Contoh kebutuhan pokok ini meliputi makanan, minuman, pakaian, tempat tinggal yang layak.
3. Kebutuhan Sekunder
Kebutuhan sekunder muncul setelah kebutuhan primer terpenuhi. Fungsinya adalah untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi hidup.
Meski tidak sepenting kebutuhan primer, kebutuhan sekunder tetap cukup penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Ciri-ciri kebutuhan sekunder:
Bersifat pelengkap namun berguna
Meningkatkan produktivitas dan kenyamanan
Umumnya dimiliki oleh masyarakat modern
Contoh kebutuhan ini alat elektronik (TV, kulkas, AC), kendaraan pribadi, alat tulis, internet, pakaian yang modis.
Sekarang, kamu sudah tahu kan apa itu kebutuhan tersier, contoh, dan perbedaannya dengan kebutuhan primer dan sekunder.
OK KTA dari OK Bank dengan proses pengajuan yang cepat dan mudah, serta suku bunga yang kompetitif, KTA OK Bank menjadi solusi terbaik untuk memenuhi kebutuhan tersier. Kelebihan lainnya adalah:
Resmi dan Legal:
KTA OK Bank telah berizin resmi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), memberikan kepastian hukum dan keamanan kepada nasabah.
Bunga Rendah:
Dengan suku bunga kompetitif, KTA OK Bank menawarkan rentang bunga mulai dari 0,79% hingga 3,99% (tergantung pada penilaian) memberikan fleksibilitas yang sesuai dengan kebutuhan peminjam.
Limit Besar:
Nasabah dapat dengan bebas meminjam uang mulai dari Rp 3 hingga 300 juta rupiah, memberikan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan finansial.
Tenor Panjang dan Fleksibel:
Cicilan KTA OK Bank dapat dibayar secara fleksibel dengan tenor panjang hingga 5 tahun, memberikan kemudahan dalam perencanaan keuangan.
Proses Cepat dan Mudah:
OK KTA dari OK Bank dapat memberikan pinjaman hanya dalam waktu kurang lebih 2 menit untuk pengajuan pinjaman, kamu bisa mendapatkan dana pinjaman yang langsung cair dalam 1 hari kerja.
Dengan segala kelebihan ini, KTA OK Bank menjadi pilihan yang tepat untuk mereka yang mencari pinjaman KTA online resmi, aman, dan terpercaya. Untuk mengajukan KTA OK Bank, berikut beberapa persyaratan yang harus dilengkapi:
Usia minimal 21 tahun sampai 55 tahun dan Warga Negara Indonesia.
Memiliki rekening bank.
Mempunyai pekerjaan atau penghasilan.
Alamat KTP atau berdomisili di Jabodetabek, Karawang.
Jadi, tunggu apa lagi? Ayo simak rincian pinjaman, syarat, dan cara mengajukan KTA OK Bank 2025 lebih lanjut di sini!