Bunga Pinjol Berapa? Aturan OJK & Simulasi 2026
Ringkasan :
Batas maksimum manfaat ekonomi pinjol pada 2026 mengikuti kategori pendanaan yang diatur OJK, termasuk pendanaan konsumtif dan produktif.
Simulasi bunga membantu memperkirakan biaya pinjaman, tetapi total pembayaran juga perlu memperhitungkan biaya layanan, administrasi, dan denda keterlambatan jika berlaku.
Selain pinjol, Anda dapat mempertimbangkan OK KTA dari OK Bank dengan limit Rp3 juta hingga Rp300 juta dan tenor maksimal 60 bulan, sesuai hasil penilaian kredit dan ketentuan produk.
Sebelum meminjam uang secara online, penting untuk mengetahui berapa biaya yang harus dibayar sampai pinjaman lunas. Maka dari itu yang perlu diketahui adalah bunga pinjol berapa karena dapat memengaruhi total pengeluaran selama masa pinjaman.
Besarnya biaya pinjaman berbeda pada setiap penyedia. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan batas maksimum manfaat ekonomi untuk layanan pendanaan daring atau pindar yang diselenggarakan oleh perusahaan fintech lending berizin.
Dengan memahami aturan bunga dan cara menghitungnya, Anda dapat memperkirakan biaya pinjaman sejak awal. Hal ini juga membantu Anda membandingkan penawaran dan menghindari cicilan yang melebihi kemampuan keuangan.
Bunga Pinjol Berapa Persen pada 2026?
Batas maksimum manfaat ekonomi pinjaman daring ditentukan berdasarkan kategori pendanaan. Dalam ketentuan OJK yang berlaku pada 2026, batas maksimum untuk pendanaan konsumtif dan pendanaan produktif mikro, ultra mikro, kecil, serta menengah adalah 0,1% per hari sesuai kategori yang diatur.
Manfaat ekonomi bukan hanya bunga, tetapi dapat mencakup komponen biaya lain yang masuk dalam perhitungan sesuai ketentuan.
Kategori Pendanaan | Batas Maksimum Manfaat Ekonomi per Hari |
Pendanaan konsumtif | 0,1% |
Pendanaan produktif mikro dan ultra mikro | 0,1% |
Pendanaan produktif kecil dan menengah | 0,1% |
Batas tersebut tidak berarti semua penyedia menetapkan biaya yang sama. Jumlah yang harus dibayar tetap mengikuti penawaran dan perjanjian pinjaman, selama sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Source : https://ojk.go.id/id/regulasi/Pages/SEOJK-19-SEOJK06-2025-Penyelenggaraan-LPBBTI.aspx
Contoh Simulasi Bunga Pinjol 2026
Untuk mengetahui pengaruh bunga terhadap biaya pinjaman, perhatikan contoh berikut.
Misalnya, Anda meminjam Rp1 juta selama 30 hari. Jika digunakan asumsi biaya 0,1% per hari yang dihitung dari pokok awal, hasilnya sebagai berikut.
Rincian | Jumlah |
Dana yang dipinjam | Rp1.000.000 |
Asumsi biaya per hari | 0,1% |
Biaya per hari | Rp1.000 |
Lama pinjaman | 30 hari |
Total biaya selama 30 hari | Rp30.000 |
Total pokok dan biaya | Rp1.030.000 |
Baca juga : 5 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Mengajukan Pinjaman 10 Juta
Perhitungan tersebut menggunakan rumus:
Biaya pinjaman = pokok pinjaman × persentase biaya harian × jumlah hari.
Dengan demikian, biaya dalam contoh ini adalah Rp1.000.000 × 0,1% × 30 = Rp30.000.
Catatan: Angka yang ditampilkan merupakan contoh perhitungan untuk membantu memahami biaya pinjaman, bukan nominal yang berlaku untuk semua penyedia. Nilai sebenarnya bisa berbeda, tergantung metode perhitungan, biaya tambahan, dan ketentuan yang berlaku dalam perjanjian pinjaman.
Biaya yang Perlu Diperiksa Sebelum Mengambil Pinjol

Bunga bukan satu-satunya komponen yang perlu diperhitungkan. Perhatikan juga beberapa biaya berikut sebelum menyetujui pinjaman.
1. Biaya Administrasi
Penyedia dapat mencantumkan biaya administrasi sesuai ketentuan produknya. Periksa apakah biaya tersebut mengurangi dana yang diterima atau menjadi bagian dari kewajiban pembayaran.
2. Biaya Layanan
Biaya layanan dan biaya tambahan lainnya dapat meningkatkan total biaya pinjaman. Karena itu, baca rincian biaya dengan teliti dan jangan hanya berpatokan pada angka bunga yang ditampilkan dalam promosi.
3. Denda Keterlambatan
Pembayaran yang melewati tanggal jatuh tempo dapat menimbulkan konsekuensi biaya sesuai perjanjian dan ketentuan yang berlaku. Catat jadwal pembayaran agar kewajiban tidak terlewat.
Tips Menghitung Biaya Pinjol agar Tidak Salah Pilih
Sebelum mengajukan pinjaman, lakukan beberapa langkah berikut untuk memahami kewajiban pembayaran.
Periksa status legalitas. Pastikan penyelenggara pindar memiliki izin OJK.
Cek jumlah dana yang diterima. Perhatikan apakah ada potongan ketika pinjaman dicairkan.
Hitung total pembayaran. Bandingkan dana yang diterima dengan keseluruhan kewajiban sampai lunas.
Sesuaikan dengan penghasilan. Pastikan cicilan tidak mengganggu biaya kebutuhan pokok dan kewajiban lainnya.
Pahami isi perjanjian. Periksa metode perhitungan biaya, tanggal jatuh tempo, dan ketentuan jika terjadi keterlambatan.
Baca juga : 5 Cara Mengajukan Pinjaman 50 Juta Tanpa BI Checking di Tahun 2026
Dengan langkah tersebut, Anda dapat menilai apakah pinjaman benar-benar diperlukan dan sesuai dengan kondisi keuangan.
Pilihan Pinjaman Tanpa Agunan, Kenali OK KTA dari OK Bank
Jika membutuhkan dana tambahan tanpa menjaminkan aset, Kredit Tanpa Agunan (KTA) dari bank bisa menjadi salah satu pilihan. Salah satunya adalah OK KTA dari OK Bank yang menawarkan pinjaman dengan limit dan tenor yang dapat disesuaikan berdasarkan hasil penilaian kredit serta ketentuan produk.
OK KTA menyediakan limit pinjaman mulai dari Rp3 juta hingga Rp300 juta dengan tenor maksimal 5 tahun atau 60 bulan. Suku bunganya mulai dari 0,79%, sedangkan besaran yang berlaku ditentukan berdasarkan profil peminjam dan hasil penilaian kredit.
Keunggulan OK KTA dari OK Bank
Sebelum mengajukan pinjaman, ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang OK KTA, mulai dari limit hingga proses pengajuannya.
Berizin dan diawasi OJK: OK KTA merupakan produk pinjaman dari OK Bank yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Limit hingga Rp300 juta: Anda dapat mengajukan pinjaman mulai dari Rp3 juta sampai Rp300 juta. Limit yang disetujui mengikuti hasil penilaian kredit.
Tenor hingga 60 bulan: Jangka waktu cicilan tersedia hingga 5 tahun. Pilih tenor dengan mempertimbangkan penghasilan dan kemampuan membayar setiap bulan.
Suku bunga mulai dari 0,79%: Besaran bunga yang ditawarkan dapat berbeda sesuai profil peminjam dan hasil penilaian kredit.
Pengajuan praktis: Proses pengajuan dapat dilakukan sekitar 2 menit. Jika pengajuan disetujui dan seluruh persyaratan terpenuhi, dana dapat dicairkan hingga 1 hari kerja.
Syarat Mengajukan OK KTA dari OK Bank
Sebelum memulai pengajuan, pastikan Anda memenuhi persyaratan dasar berikut:
Warga Negara Indonesia (WNI) berusia 21-55 tahun.
Memiliki rekening bank yang masih aktif.
Mempunyai pekerjaan atau sumber penghasilan tetap.
Memiliki alamat sesuai KTP atau berdomisili di wilayah Jabodetabek dan Karawang.
OK KTA dari OK Bank dapat menjadi pilihan bagi Anda yang membutuhkan dana tanpa agunan. Namun, sebelum mengajukan pinjaman, sesuaikan jumlah dan tenor cicilan dengan kemampuan keuangan Anda. Pelajari juga bunga, biaya tambahan, serta ketentuan pembayaran yang berlaku agar tidak membebani anggaran bulanan.
FAQ
Q: Apakah bunga pinjol dihitung dari jumlah pinjaman awal atau sisa utang?
A: Metode perhitungan bergantung pada ketentuan produk dan perjanjian pinjaman. Periksa dasar penghitungan biaya agar Anda dapat memperkirakan total kewajiban sebelum menyetujui pinjaman.
Q: Apa yang terjadi jika tidak mampu membayar pinjol tepat waktu?
A: Keterlambatan dapat menimbulkan denda atau konsekuensi lain sesuai perjanjian dan ketentuan yang berlaku. Jika mengalami kesulitan membayar, segera hubungi penyedia pinjaman untuk menanyakan opsi penyelesaian yang tersedia.
Q: Apakah pinjaman dari bank memiliki batas bunga yang sama dengan pinjol?
A: Tidak selalu. Ketentuan batas manfaat ekonomi untuk penyelenggara pendanaan daring berizin tidak otomatis berlaku dengan cara yang sama pada produk pinjaman bank. Untuk KTA, periksa suku bunga, biaya tambahan, tenor, dan total pembayaran berdasarkan ketentuan produk bank tersebut.


