Daftar Tarif Listrik PLN 2026 untuk Rumah dan Bisnis
Tarif listrik menjadi salah satu komponen biaya yang perlu diperhatikan baik oleh rumah tangga maupun pelaku usaha. Dengan mengetahui tarif listrik PLN 2026, Anda dapat memperkirakan pengeluaran bulanan, mengatur penggunaan energi secara lebih efisien, dan menyusun anggaran yang lebih akurat.
Pemerintah melalui Kementerian ESDM menetapkan bahwa tarif listrik PLN pada beberapa periode tahun 2026 tidak mengalami perubahan untuk menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat.
Tarif Listrik PLN Rumah Tangga 2026
Berikut tarif listrik PLN 2026 untuk pelanggan rumah tangga:
Golongan | Daya | Tarif per kWh |
R-1/TR Subsidi | 450 VA | Rp415 |
R-1/TR Subsidi | 900 VA | Rp605 |
R-1/TR Non-Subsidi | 900 VA | Rp1.352 |
R-1/TR Non-Subsidi | 1.300 VA | Rp1.444,70 |
R-1/TR Non-Subsidi | 2.200 VA | Rp1.444,70 |
R-2/TR | 3.500-5.500 VA | Rp1.699,53 |
R-3/TR/TM | Di atas 6.600 VA | Rp1.699,53 |
Tarif tersebut berlaku untuk pelanggan prabayar maupun pascabayar sesuai golongan daya yang digunakan.
Source : https://economy.okezone.com/read/2026/04/01/320/3209877/daftar-tarif-listrik-pln-untuk-semua-golongan-nbsp-per-1-april-2026-nbsp?page=2
Tarif Listrik PLN Bisnis 2026
Untuk pelanggan bisnis, tarif listrik yang berlaku adalah sebagai berikut:
Golongan | Daya | Tarif per kWh |
B-2/TR | 6.600 VA - 200 kVA | Rp1.444,70 |
B-3/TM, TT | Di atas 200 kVA | Rp1.114,74 |
Tarif ini umumnya digunakan oleh toko, restoran, kantor, ruko, hingga berbagai jenis usaha skala menengah dan besar.
Cara Menghitung Tagihan Listrik
Perhitungan tagihan listrik cukup sederhana:
Tagihan Listrik = Pemakaian kWh × Tarif per kWh
Contoh:
Sebuah rumah dengan daya 1.300 VA menggunakan listrik sebesar 250 kWh dalam satu bulan.
250 kWh × Rp1.444,70 = Rp361.175
Maka perkiraan tagihan listrik sebelum pajak dan biaya tambahan lainnya adalah sekitar Rp361 ribu per bulan.
Faktor yang Mempengaruhi Besarnya Tagihan Listrik
Selain tarif per kWh, ada beberapa faktor yang mempengaruhi total tagihan listrik, antara lain:
Jumlah pemakaian listrik bulanan
Daya listrik yang terpasang
Jenis pelanggan (subsidi atau non-subsidi)
Pajak Penerangan Jalan (PPJ) sesuai daerah
Penggunaan perangkat elektronik berdaya besar
Semakin tinggi konsumsi listrik, semakin besar pula biaya yang harus dibayarkan.
Baca juga : Pengertian Pajak Penghasilan dan Cara Menghitungnya di 2026
Mengapa Penting Memahami Tarif Listrik?
Mengetahui tarif listrik terbaru membantu Anda:
Menghitung estimasi biaya bulanan dengan lebih akurat.
Menentukan kebutuhan daya listrik yang sesuai.
Mengelola pengeluaran rumah tangga maupun bisnis.
Menyusun perencanaan keuangan yang lebih baik.
Terutama bagi pemilik usaha, biaya listrik merupakan salah satu komponen operasional yang perlu diperhitungkan bersama biaya sewa, gaji karyawan, dan kebutuhan modal kerja lainnya.
Kelola Keuangan Lebih Fleksibel dengan OK KTA dari OK Bank
Selain mengatur pengeluaran listrik dan operasional bisnis, kebutuhan dana mendadak juga sering menjadi tantangan. Jika Anda membutuhkan solusi pembiayaan yang praktis, OK KTA dari OK Bank dapat menjadi pilihan untuk membantu berbagai kebutuhan finansial, mulai dari renovasi rumah, modal usaha, biaya pendidikan, hingga kebutuhan konsumtif lainnya.
Keunggulan OK KTA:
Aman dan diawasi oleh OJK
OK KTA berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan sehingga proses pinjaman dilakukan secara legal dan terpercaya.Suku bunga kompetitif
Bunga pinjaman disesuaikan dengan profil risiko peminjam dan ditawarkan dengan cicilan yang tetap terkontrol.Plafon pinjaman fleksibel
Pengajuan pinjaman mulai dari 3 juta rupiah hingga 300 juta rupiah sesuai kebutuhan pribadi maupun keluarga.Tenor pembayaran hingga 60 bulan
Pilihan tenor panjang membantu meringankan cicilan bulanan dan menjaga arus keuangan tetap stabil.Proses pengajuan cepat dan mudah
Pengajuan praktis dengan pencairan dana yang bisa dilakukan dalam satu hari kerja setelah disetujui.
Syarat umum pengajuan OK KTA meliputi:
Warga Negara Indonesia berusia 21-55 tahun
Memiliki rekening bank aktif
Penghasilan tetap minimal 4 juta rupiah per bulan
Berdomisili di Jabodetabek atau Karawang
Berstatus karyawan tetap dan terdaftar di Jamsostek
Dengan proses pengajuan yang mudah dan fleksibel, OK KTA dari OK Bank membantu Anda mendapatkan akses dana tanpa perlu menjaminkan aset, sehingga perencanaan keuangan tetap berjalan lebih nyaman dan terkontrol.
FAQ
Q: Berapa tarif listrik PLN 1.300 VA tahun 2026?
A: Tarif listrik PLN untuk rumah tangga non-subsidi dengan daya 1.300 VA adalah Rp1.444,70 per kWh.
Q: Bagaimana cara menghitung tagihan listrik?
A: Kalikan jumlah pemakaian listrik (kWh) dengan tarif per kWh sesuai golongan pelanggan. Contoh: 250 kWh × Rp1.444,70 = Rp361.175.
Q: Apakah tarif listrik bisnis dan rumah tangga sama?
A: Tidak. Tarif listrik bisnis dan rumah tangga berbeda tergantung golongan pelanggan serta daya listrik yang digunakan.


