Apa Itu Desil? Begini Cara Mengeceknya
Istilah desil belakangan semakin sering terdengar, terutama dalam pembahasan bantuan sosial (bansos), subsidi pemerintah, hingga program perlindungan sosial. Banyak masyarakat yang penasaran mengenai arti desil, cara mengecek kategorinya, serta pengaruhnya terhadap berbagai program pemerintah.
Pada dasarnya, desil adalah merupakan sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat yang digunakan pemerintah sebagai salah satu acuan dalam menyusun kebijakan dan menentukan sasaran program sosial. Saat ini, pengelompokan tersebut mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang mengintegrasikan data dari berbagai instansi pemerintah agar penyaluran bantuan menjadi lebih akurat dan tepat sasaran.
Lantas, apa yang dimaksud dengan desil dan bagaimana cara mengeceknya? Berikut penjelasannya.
Apa Itu Desil dan Cara Cek Kategorinya
Desil adalah metode statistik yang membagi seluruh rumah tangga menjadi 10 kelompok kesejahteraan dengan jumlah yang sama besar, mulai dari Desil 1 hingga Desil 10. Berikut Tabel penjelasannya :
Kategori Desil | Kondisi Ekonomi | Keterangan |
Desil 1 | Sangat rendah | Kelompok rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah dan umumnya menjadi prioritas berbagai program bantuan sosial pemerintah. |
Desil 2 | Rendah | Mencakup rumah tangga dengan kondisi ekonomi rendah yang masih membutuhkan dukungan program perlindungan sosial tertentu. |
Desil 3 | Menengah ke bawah | Kelompok masyarakat dengan kondisi ekonomi rentan yang masih berpotensi menerima bantuan sesuai kriteria program pemerintah. |
Desil 4 | Rentan | Berada di atas kelompok miskin, tetapi masih tergolong rentan terhadap perubahan kondisi ekonomi. |
Desil 5 | Menengah | Mewakili rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan menengah. |
Desil 6 | Menengah ke atas | Memiliki kondisi ekonomi yang relatif lebih baik dibanding kelompok menengah. |
Desil 7 | Baik | Termasuk kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan di atas rata-rata. |
Desil 8 | Tinggi | Menunjukkan kondisi ekonomi yang baik dengan tingkat kesejahteraan tinggi. |
Desil 9 | Sangat tinggi | Kelompok rumah tangga dengan kondisi ekonomi yang sangat baik. |
Desil 10 | Paling sejahtera | Kelompok rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi dibanding kelompok desil lainnya. |
Penentuan desil tidak hanya didasarkan pada penghasilan. Pemerintah juga mempertimbangkan berbagai indikator sosial ekonomi, seperti:
Kondisi tempat tinggal.
Kepemilikan aset.
Pekerjaan anggota keluarga.
Jumlah anggota rumah tangga.
Akses terhadap layanan dasar.
Data kependudukan dan indikator sosial ekonomi lainnya.
Seluruh informasi tersebut dihimpun dalam DTSEN, yang menjadi rujukan utama pemerintah dalam berbagai program perlindungan sosial.
Cara Cek Kategori Desil

Masyarakat dapat mengetahui kategori desil melalui beberapa cara berikut.
1. Melalui Aplikasi Cek Bansos
Unduh aplikasi Cek Bansos milik Kementerian Sosial, kemudian lakukan registrasi menggunakan NIK dan data kependudukan. Setelah berhasil masuk, pengguna dapat melihat informasi yang berkaitan dengan data sosial ekonomi apabila tersedia.
2. Melalui Website Cek Bansos
Selain aplikasi, masyarakat juga dapat mengecek data melalui layanan Cek Bansos di situs resmi Kementerian Sosial dengan memasukkan data wilayah dan identitas yang diminta.
3. Melalui Pemerintah Desa atau Kelurahan
Jika mengalami kendala saat melakukan pengecekan secara online, masyarakat dapat mendatangi kantor desa atau kelurahan setempat untuk memperoleh informasi maupun mengajukan pembaruan data.
4. Melalui Pendamping Sosial
Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) maupun petugas dinas sosial daerah juga dapat membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai data sosial ekonomi yang tercatat.
Fungsi Desil untuk Menentukan Kelompok Ekonomi

Sistem desil memiliki peran penting dalam mendukung penyusunan kebijakan pemerintah. Berikut beberapa fungsinya.
1. Menjadi Acuan Penyaluran Bantuan Sosial
Desil digunakan untuk membantu pemerintah mengidentifikasi kelompok masyarakat yang menjadi prioritas dalam berbagai program bantuan sosial sehingga penyalurannya lebih tepat sasaran. Secara umum, penerima bansos berasal dari kelompok desil dengan tingkat kesejahteraan terendah sesuai ketentuan program yang berlaku.
2. Mendukung Penyusunan Kebijakan Publik
Selain bantuan sosial, data desil dimanfaatkan sebagai dasar dalam merancang berbagai kebijakan di bidang pendidikan, kesehatan, subsidi, hingga perlindungan sosial.
3. Memetakan Tingkat Kesejahteraan Masyarakat
Pengelompokan desil memberikan gambaran mengenai kondisi sosial ekonomi masyarakat di berbagai daerah sehingga pemerintah dapat menentukan prioritas pembangunan secara lebih efektif.
4. Meningkatkan Akurasi Data Sosial
Dengan menggunakan DTSEN sebagai basis data nasional, pemerintah berupaya menyatukan berbagai sumber data agar proses pendataan masyarakat menjadi lebih akurat, mutakhir, dan terintegrasi.
Rencanakan Kebutuhan Dana dengan Bijak Bersama OK Bank
Memahami kondisi ekonomi keluarga menjadi langkah awal dalam menyusun perencanaan keuangan yang lebih baik. Selain mengelola pengeluaran, penting juga untuk menyiapkan dana bagi kebutuhan pendidikan, renovasi rumah, modal usaha, maupun kebutuhan mendesak lainnya.
Jika membutuhkan solusi pembiayaan, OK KTA dari OK Bank dapat menjadi pilihan.
Keunggulan OK KTA dari OK Bank
OK KTA menawarkan berbagai manfaat yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan finansial nasabah, di antaranya:
Berizin dan diawasi OJK
OK KTA merupakan produk pinjaman dari OK Bank yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga proses pengajuan dilakukan secara legal dan tepercaya.Suku bunga yang kompetitif
Besaran bunga disesuaikan dengan profil risiko nasabah sehingga cicilan tetap dapat dikelola sesuai kemampuan.Limit pinjaman yang fleksibel
Tersedia plafon pinjaman mulai dari Rp3 juta hingga Rp300 juta untuk memenuhi berbagai kebutuhan, seperti pendidikan, renovasi rumah, maupun kebutuhan lainnya.Tenor hingga 60 bulan
Pilihan jangka waktu yang lebih panjang memberikan fleksibilitas dalam mengatur besaran cicilan setiap bulan.Pengajuan online yang praktis
Proses pengajuan dapat dilakukan secara online dengan pencairan dana yang berpotensi dilakukan dalam 1 hari kerja setelah pengajuan disetujui dan seluruh persyaratan terpenuhi.
Persyaratan Umum Pengajuan OK KTA
Warga Negara Indonesia (WNI) berusia 21-55 tahun.
Memiliki rekening bank yang masih aktif.
Memiliki penghasilan tetap minimal Rp4 juta per bulan.
Berdomisili di Jabodetabek atau Karawang.
Berstatus sebagai karyawan tetap dan terdaftar sebagai peserta Jamsostek/BPJS Ketenagakerjaan.
Dengan perencanaan keuangan yang matang, berbagai kebutuhan dapat dipenuhi tanpa mengganggu stabilitas finansial keluarga.
FAQ
Q: Apa yang harus dilakukan jika data desil yang tercatat tidak sesuai?
A: Jika data desil tidak sesuai dengan kondisi saat ini, Anda dapat mengajukan pembaruan melalui kantor desa atau kelurahan, dinas sosial setempat, atau aplikasi Cek Bansos. Data akan diverifikasi terlebih dahulu sebelum diperbarui.
Q: Apakah status desil seseorang bisa berubah?
A: Bisa. Kategori desil dapat berubah jika terjadi perubahan kondisi sosial ekonomi, seperti pendapatan, pekerjaan, atau jumlah anggota keluarga setelah data diperbarui dan diverifikasi.
Q: Seberapa sering data desil diperbarui?
A: Data desil diperbarui secara berkala oleh pemerintah melalui pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sesuai kebutuhan dan hasil pendataan terbaru.

