Saham Blue Chip untuk Investasi Jangka Panjang di 2026
Di tengah naik turunnya kondisi ekonomi global, banyak orang mulai lebih selektif dalam memilih instrumen investasi. Bukan lagi soal ikut tren sesaat, tapi bagaimana membangun portofolio yang kuat dan tahan guncangan untuk jangka panjang.
Salah satu pilihan yang sering jadi andalan investor adalah saham blue chip. Perusahaan-perusahaan besar ini dikenal stabil, punya fundamental kuat, dan konsisten mencetak kinerja. Kalau kamu sedang menyiapkan strategi investasi untuk beberapa tahun ke depan, yuk simak kenapa saham blue chip masih relevan di 2026.
Baca Juga: 7 Jenis Investasi Jangka Pendek Terbaik untuk Pemula 2025
Apa Itu Saham Blue Chip?
Saham blue chip adalah saham dari perusahaan besar dengan reputasi baik, kapitalisasi pasar tinggi, dan kinerja keuangan yang relatif stabil. Emiten jenis ini biasanya sudah lama beroperasi, memiliki pangsa pasar kuat, serta mampu bertahan di berbagai siklus ekonomi.
Di Indonesia, saham-saham ini umumnya berasal dari sektor perbankan, telekomunikasi, konsumsi, energi, hingga industri. Banyak di antaranya juga masuk dalam indeks utama seperti LQ45 atau IDX30, yang mencerminkan likuiditas dan kepercayaan pasar.
Saham Blue Chip Indonesia yang Patut Dilirik di 2026

Berikut beberapa contoh saham blue chip di BEI yang populer dan banyak dicermati investor jangka panjang.
Sektor Perbankan dan Finansial
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)
Sektor Konsumer dan Industri
PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)
PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)
PT Astra International Tbk (ASII)
Sektor Pangan dan Farmasi
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)
PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)
Sektor Komoditas dan Energi
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (Perseroan) (AADI)
Kenapa Saham Blue Chip Layak Diperhatikan
Beberapa alasan saham-saham tersebut menarik untuk jangka panjang di 2026:
1. Potensi Panen Dividen Awal 2026
Beberapa saham, khususnya di sektor perbankan seperti BBRI, diperkirakan membagikan dividen interim pada awal 2026, yang bisa jadi sumber pendapatan rutin bagi investor jangka panjang.
Baca Juga: Jenis-Jenis Investasi Reksadana dan Cara Memilih yang Tepat
2. Fundamental Perusahaan Relatif Kuat
Perusahaan besar di Indonesia ini punya bisnis yang stabil dan dikenal luas di masyarakat, sehingga lebih mampu menghadapi guncangan pasar dibanding saham yang lebih kecil.
3. Masuk Daftar Indeks Utama
Saham yang masuk indeks LQ45 atau IDX30 cenderung punya likuiditas tinggi dan sering menjadi acuan fund manager institusi, yang mendukung pergerakan harga mereka secara stabil.
Di tengah kondisi ekonomi yang masih naik turun, memilih instrumen investasi yang relatif aman seperti saham blue chip bisa jadi langkah awal yang masuk akal untuk membangun keuangan jangka panjang. Namun, di saat yang sama, kebutuhan dana bisa datang kapan saja, baik untuk memulai investasi, menambah modal, atau menghadapi kebutuhan mendesak.
Di sinilah OK KTA dari OK Bank bisa menjadi solusi pendukung keuangan yang praktis.
Keunggulan OK KTA dari OK Bank
Aman dan diawasi OJK
OK KTA merupakan produk resmi yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, sehingga prosesnya legal dan lebih terjamin.Suku bunga kompetitif
Bunga disesuaikan dengan profil nasabah, mulai dari 0,79 persen hingga 3,99 persen per bulan.Plafon pinjaman fleksibel
Tersedia pinjaman mulai dari 3 juta rupiah hingga 300 juta rupiah, bisa disesuaikan dengan kebutuhan pribadi, keluarga, atau rencana keuangan lainnya.Tenor panjang hingga 60 bulan
Pilihan tenor yang panjang membantu cicilan terasa lebih ringan dan tidak membebani arus kas bulanan.Proses pengajuan cepat dan mudah
Pengajuan dapat dilakukan dalam waktu singkat, dan dana bisa cair dalam satu hari kerja setelah disetujui.
Syarat pengajuan OK KTA
Warga Negara Indonesia usia 21 hingga 55 tahun
Memiliki rekening bank aktif
Memiliki penghasilan tetap minimal 4 juta rupiah per bulan
Berdomisili di wilayah Jabodetabek atau Karawang
Berstatus karyawan tetap dan terdaftar di Jamsostek
Dengan perencanaan yang tepat, investasi jangka panjang seperti saham blue chip bisa berjalan beriringan dengan pengelolaan keuangan yang sehat. Dukungan dari OK KTA dari OK Bank dapat membantu kamu melangkah lebih siap tanpa harus menunda rencana finansial mu.

