UMKM Wajib Tahu! 4 Syarat Agar Dapatkan Pinjaman Untuk Modal Usaha

Usaha Micro, Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia. Hal ini dikarenakan pelaku bisnis UMKM tersebar di berbagai wilayah mulai dari perkotaan, pedesaan, bahkan sampai daerah terpencil. Keberadaan UMKM mampu membuka kesempatan kerja yang tidak menuntut jenjang pendidikan yang tinggi, sehingga masyarakat Indonesia dengan tingkat pendidikan rendah tetap bisa produktif dan mendapatkan upah.


Bagi para pelaku UMKM yang ingin membesarkan bisnisnya perlu memiliki bekal pengelolaan keuangan usaha yang baik. Penting sekali untuk mencatat segala aktivitas keuangan usaha mulai dari pemasukan hingga pengeluaran harian, mingguan, dan bulanan. Tujuannya agar Anda sebagai pelaku bisnis mengetahui berapa biaya operasional dan keuntungan yang diperoleh. Setelah hal ini dilakukan Anda akan lebih mudah membuat perencanaan pengembangan usaha.


Ketika keuangan usaha sudah tercatat dengan baik, Anda perlu menyisihkan keuntungan atau laba sebagai dana darurat yang nantinya bisa digunakan ketika mengalami musibah atau hal-hal lain di luar rencana yang mengganggu kinerja operasional usaha.


Selain pentingnya memiliki dana darurat, Anda juga harus jeli dan berani memanfaatkan peluang yang ada di depan mata. Perlu diketahui, dalam bisnis hutang bisa menjadi penolong Anda untuk meningkatkan kapasitas dan performa UMKM. Jangan sampai karena masalah keuangan bisnis UMKM Anda lambat untuk berkembang. 


Kini pengajuan pinjaman bisa dilakukan secara online. Salah satu perbankan yang menyediakan layanan pengajuan kredit secara online adalah OK Bank. Perbankan ini semakin populer di tengah masyarakat, fasilitas Kredit Tanpa Agunan (KTA) OK Bank menjadi primadona di kalangan pelaku bisnis karena menawarkan fitur pinjaman tanpa agunan dengan tenor hingga 5 tahun, plafon yang disediakan mulai dari 3 juta rupiah hingga 200 juta rupiah. Suku bunga yang diberikan juga kompetitif mulai dari 0,89% hingga 3,49% (tergantung penilaian OK Bank).


OK Bank diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan surat keputusan S-104/PB.322/2019 dipastikan OK Bank memberikan keamanan dan privasi untuk para nasabah.

 

Nah, agar tidak ditolak saat mengajukan pinjaman modal UMKM, ini 4 syarat pinjaman online yang perlu dipersiapkan.



1. Warga Negara Indonesia (WNI).

Persyaratan paling utama yang harus dipenuhi adalah memiliki Kartu Tanda Penduduk Warga Negara Indonesia (KTP WNI) dan menetap di Indonesia. 


2. Batas Usia.

Batas usia untuk mengajukan pinjaman OK Bank minimal 21 sampai 55 tahun. Hal ini berkaitan dengan kematangan pola pikir yang berpengaruh terhadap pertimbangan sebelum mengajukan pinjaman. Selain itu, biasanya orang-orang yang berusia 21 tahun ke atas sudah berpenghasilan tetap, sehingga bisa lebih bertanggung jawab dalam mengelola pinjaman.


3. Memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap.

OK Bank memiliki kebijakan bagi calon nasabah yang ingin mengajukan kredit harus memiliki pekerjaan atau penghasilan serta melampirkan slip gaji atau informasi omset bagi pelaku bisnis untuk bahan pertimbangan pengajuan kreditnya.


4. Masa Tenor Pinjaman.

Calon nasabah harus memilih tenor yang sesuai dengan kemampuan finansialnya. OK Bank memberikan pilihan tenor mulai dari 6 bulan hingga 5 tahun.


Itulah syarat pinjaman online yang perlu Anda penuhi. Sebelum mengajukan pinjaman ini pastikan Anda memilih plafon atau jumlah pinjaman dan tenor dengan bijak. Pastikan cicilan per bulan tidak melebihi 30% dari pendapatan bulanan agar Anda tidak mengalami kesulitan untuk menabung dan kesulitan membayar cicilan.