5 Manfaat Pinjaman Online Resmi Bagi Kelangsungan Bisnis Anda

Layanan pinjaman online (Pinjol) semakin populer di tengah masyarakat karena mampu menjadi solusi alternatif untuk berbagai kebutuhan sehari-hari hingga untuk modal usaha. 


Selain itu, pinjaman online kini sudah menjadi teman dekat para pengusaha dikarenakan mampu mencairkan dana dengan cepat dan proses pengajuannya yang mudah secara online. Alasan lain yang membuat layanan pinjaman online menjadi primadona di kalangan pengusaha adalah karena persyaratan pengajuan yang sedikit, cukup menyiapkan KTP, foto selfie, dan rekening.


Setelah menyiapkan persyaratan tersebut dan melakukan proses pengajuan, dana akan cair langsung ke rekening kurang lebih dalam waktu 24 jam. Hal ini menjadi fakta bahwa pinjaman online memang punya sederet manfaat bagi pengusaha. Dengan utang produktif, dana dari pinjaman online ini bisa dikembangkan untuk keperluan bisnis. Berikut ini 5 manfaat pinjaman online untuk pertumbuhan bisnis : 


Meningkatkan Cash Flow.

Cash flow berkaitan dengan pemasukan dan pengeluaran dalam periode waktu tertentu. Jika pendapatan lebih besar dibanding pengeluaran, artinya cash flow ini positif.


Selain menambah penjualan dan memangkas biaya operasional, cash flow bisa ditingkatnya dengan mengajukan pinjaman online. Modal usaha yang bertambah bisa membantu bisnis bertahan dan meningkatkan jumlah produksi.


Menambah atau peremajaan aset.

Penambahan aset atau peremajaan aset merupakan hal masif dalam hal produksi, dengan jumlah mesin yang bertambah atau semakin canggih tentunya akan menambah jumlah barang yang dihasilkan. Melakukan pinjaman online untuk hal ini akan sangat menguntungkan untuk bisnis.


Gaji karyawan.

Faktanya dalam dunia bisnis tidak akan selalu untung, ketika hal ini terjadi tentunya membuat keuangan perusahaan menjadi kritis. Suntikan dana dari pinjaman online untuk biaya operasional bisa menyelamatkan perusahaan dari risiko bangkrut.


Ekspansi bisnis.

Bagi kalian yang membutuhkan biaya untuk membuka cabang baru bisa menjadikan pinjaman online sebagai solusi untuk mendapatkan suntikan dana. Dengan ekspansi bisnis ini kalian bisa menggarap pasar baru. Bisnis yang semakin besar berpeluang mendapatkan keuntungan yang lebih banyak.


Dana darurat.

Terkadang bisnis berjalan tidak sesuai dengan rencana dan harapan. Di saat seperti ini perusahaan mau tidak mau harus menggunakan dana cadangan untuk keperluan operasional, membayar hutang pokok dan bungannya. Bila tidak memiliki dana darurat, pinjaman online bisa dijadikan solusi alternatif.


Sebelum kalian mengajukan pinjaman online. Penting bagi calon nasabah untuk memilih penyedia pinjaman online yang diawasi OJK. Kalian bisa mengecek melalui situs resmi di https://www.ojk.go.id/id/Default.aspx. Selain melakukan pengecekan di situs tersebut, calon nasabah juga bisa mengetahui ciri-ciri pinjaman online ilegal agar tidak salah pilih.

Alamat kantor dan situs tidak jelas.
Alamat kantor yang jelas mengindikasikan bahwa perusahaan tersebut benar ada dan resmi. Jika sebaliknya perlu dicurugai. Situs resmi biasanya berawalan “https”, dan alamat emailnya merupakan email resmi perusahaan dan tidak menggunakan email personal seperti Gmail.

Data persyaratan sangat mudah.
Cukup dengan KTP, foto diri, dan nomor rekening dana pinjaman langsung cair. Namun hal itu ternyata sangat menjebak dengan bunga tinggi dan tenor yang singkat.

 Informasi bunga tidak jelas.
Membahas biaya dan bunga sejak awal merupakan salah satu ciri perusahaan pinjaman online yang resmi. Tujuannya agar calon nasabah mengetahui berapa banyak biaya dan bunga yang harus dikeluarkan.

 Suku Bunga.
Perusahaan pinjaman online terpercaya akan memberikan suku bunga yang wajar. Jika memberikan suku bunga yang sangat besar maka perlu diwaspadai.

 Akses seluruh data di ponsel.
Hal itu bisa menjadi alat intimidasi saat masyarakat tidak membayar pinjaman, mereka akan meneror bukan hanya kepada peminjam tetapi kepada semua kontak yang ada.

Debt Collector tidak sesuai etika.
Prosedur penagihan sudah diatur oleh Asosiasi Fintech Pendanaan bersama Indonesia (AFPI). Tapi biasanya debt collector pinjol ilegal tidak memperhatikan aturan tersebut.